Frist Test – Upaya Ambisisus Dari Arcam Untuk Menaikkan Standar

Frist Test – Upaya Ambisisus Dari Arcam Untuk Menaikkan Standar

Akusaraprolight – Banyak cara yang bisa dipilih untuk menggunakan soundbar. Salah satunya dengan menancapkan sumber ke TV dan menyambungkan satu kabel digital saja dari belakang TV ke unit soundbar. Arcam memilih cara lain lewat produk pertamanya di pasar ini, Solo bar. Pabrikan Inggris ini menggunakan pengalamannya di bidang home cinema untuk mentransplantasikan otak dan fi tur surround sound receiver ke kreasi barunya. Paket kejutan Soundbar Solo memiliki sejumlah fitur yang biasanya dijumpai pada home cinema amp, ditambah dengan beberapa kejutan berupa empat input HD MI yang mendukung 4K. Output HDMI Arcam juga berkemampuan ARC (Audio return Channel), sehingga dapat menerima audio dari TV kompatibel.

Pada menu Arcam, terdapat Auto Setup. Seperti Setelah soundbar dikalibrasi, Anda masih diberi opsi untuk mematikan EQ , dan boleh saja bereksperimen. D engan mengaktifkan EQ , kami mendapati Arcam bersuara lebih luas dan terbuka sebagian surround sound amp, bar Solo dilengkapi dengan mikrofon dan software kalibrasi otomatis. Ketika terkoneksi, bar melakukan hal yang sama untuk subwoofer Play opsional. Bar Solo tidak mempunyai on screen GUI (graphical user interface) , sehingga semuanya dilakukan melalui display pada unit. Display ini cukup besar dan memuat cukup banyak informasi, meskipun karakter biru pucat yang tertera tampak kuno. Setelah soundbar dikalibrasi, Anda masih diberi opsi untuk mematikan EQ , dan boleh saja bereksperimen untuk melihat hasil yang Anda suka. Dengan mengaktifkan EQ , kami mendapati Arcam bersuara lebih luas dan terbuka.

Jika dimatikan, sebagian kelapangan tersebut akan dikorbankan, tapi frekuensi rendah menjadi lebih kuat. Tersedia juga tiga modus berbeda yang bisa dipilih, Movie, Concert, dan Stereo. Movie memberikan penyebaran suara yang lebih luas, sementara dua modus lainnya memberi tingkat fokus berbeda. Ketika musik dimainkan melalui luetooth receiver Arcam, sistem akan otomatis berada di modus Stereo. Bicara soal Bluetooth, Arcam memungkinkan Anda untuk menggunakannya tanpa kabel, tapi dengan perubahan signifi kan. Anda tak hanya bisa mengirimkan musik ke Solo dengan cara tradisional, tapi juga bisa mentransmisi suara dari Solo ke Bluetooth headphones. Sentuhan cerdas yang belum pernah kami jumpai pada soundbar sebelumnya. Kami memberi nilai bonus untuk Arcam yang berhasil berpikir di luar kebiasaan.

Bar tanpa masalah Barnya sendiri unit yang cukup berat dengan sasis alumunium yang kuat. Sasis ini memuat sepasang speaker dengan 5 0 watt per channel. Tweeter di kedua tepi bar mengarah ke luar masing-masing 5 derajat untuk memperlebar penyebaran. Di dalam kotak kemasannya dibundel juga sebuah bracket untuk pemasangan soundbar di dinding. Arcam juga menyediakan kaki berbentuk miring yang dimasukkan di bawah soundbar dan membantu mengarahkannya ke atas, yang sangat berguna jika posisi unit jauh lebih rendah daripada posisi duduk pendengar. Selain penggunaan Bluetooth yang cerdas, nilai plus Arcam lainnya terletak pada kemampuannya untuk melakukan decoding soundtrack Dolby TrueHD

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *